by

Desain Dan Filosifi Rumah Tradisional Adat Jawa Barat –

-Living-1,939 views

Radar.co.id – Indonesia merupakan negara yang kaya akan tradisi dan kebudayaan, salah satunya dapat dilihat dari berbagai bentuk rumah tradisional adat yang setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing. Begitu pula dengan daerah Jawa Barat yang turut memiliki bentuk rumah adat khas dimana dalam fungsinya tak hanya sebatas sebagai tempat tinggal namun juga untuk menjalankan berbagai aktifitas setiap harinya serta sebagai tempat berkumpul bersama keluarga tercinta yang selama ini kental akan tradisi dan kebudayaan setempat. Pada umumnya rumah tradisional Jawa Barat berbentuk seperti rumah panggung karena memang letaknya yang mengambang dari permukaan tanah pada bagian bawahnya disangga oleh tumpukan batu kali beserta dengan pondasi rumah yang tingginya sekitar 40 hingga 60 cm.

Sementara kolong bawah rumah tradisional Jawa Barat dalam bahasa masyarakat sekitar sering kali disebut dengan istilah kolong imah yang juga difungsikan untuk menyimpan tumpukan kayu bakar ataupun sebagai kandang bagi hewan ternak mereka. Menurut kepercayaan masyarakat Sunda rumah adat mereka itu sangat erat akan nilai filosofi yang dikandung dengan makna sebuah hubungan keselarasan antara manusia dengan Tuhan serta dengan lingkungan. Hal itu terlihat dari konsep rumah yang dibangun tidak secara langsung diatas permukaan tanah. Dari sekian jenis rumah tradisional masyarakat Sunda semua hampir sama berbentuk rumah panggung hanya berbeda jika diperhatikan dari bentuk pintu Rumah Jawa Barat serta bagian atap rumah.

Rumah Jawa Barat

Setiap Rumah Jawa Barat itu sendiri juga memiliki nama masing masing seperti contoh rumah Julang Ngapak atau diartikan sebagai burung yang tengah mengepakkan sayapnya. Pemberian nama tersebut disesuaikan dengan atap rumah tradisional Jawa Barat yang berbentuk melebar pada dua sisinya seperti sayap burung yang tengah dikepakkan. Pada bagian ujung atap ada sebuah capit hurang yang memiliki peran untuk menghalangi air yang masuk ke dalam bagian dalam rumah. Bagian atap itu sendiri terbuat dari daun alang-alang ataupun ijuk yang diikat terlebih dahulu baru dipasang sementara untuk bagian dindingnya terbuat dari anyaman bambu. Rumah jenis ini banyak dijumpai di sejumlah daerah Jawa Barat seperti Tasikmalaya, Kuningan, ataupun Kampung Dukuh.

Selain jenis Julang Ngapak juga ada jenis Perahu Kumureb atau bentuk perahu yang tengkurap. Perbedaannya pada bagian atap dimana pada jenis ini memiliki empat bagian sisi atap yang masing-masing bagian memiliki luas yang sama dengan dua bagian berbentuk trapesium sama kaki sementara dua bagian lainnya berbentuk segitiga sama kaki. Rumah tradisional Jawa Barat jenis ini bisa ditemukan pada daerah Kampung Kuta Kabupaten Ciamis.

Selain dua jenis tersebut, Rumah Jawa Barat juga memiliki beberapa jenis lainnya diantaranya Jolopong, badak Heuay, serta Togog Anjing. Masing-masing jenis rumah tersebut memiliki ciri khas tersendiri serta memiliki filosofi tersendiri yang dipercaya akan membawa ketentraman bagi para penghuninya.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed