by

5 Kebiasan Buruk Milenial Dalam Mengatur Uang

-Keuangan-49 views

Radar.co.idMillennial adalah sebutan yang disematkan kepada mereka yang lahir pada 1982-1996. Milenial ini diangkat ketika teknologi mulai berkembang. Pola pikir mereka sangat berbeda dari generasi sebelum dan sesudah. Dalam memilih pekerjaan, misalnya, milenium cenderung melamar berdasarkan hasrat mereka. Millennial sendiri ternyata memiliki kebiasaan buruk, terutama dalam mengelola keuangan. Generasi ini bahkan diprediksi tidak memiliki kemampuan untuk membeli rumah. Apa saja kebiasaan buruk yang membuat milenial gagal mengelola keuangan mereka?

Prinsip-prinsip YOLO Diprioritaskan

Millenial memiliki prinsip hidup YOLO atau Anda hanya hidup sekali. Pengaruh filsafat kehidupan begitu besar pada kehidupan milenium. Pasalnya, hal ini mampu mengembangkan konsumtif kepada mereka meski penghasilannya biasa-biasa saja. Mereka rela mengeluarkan uang dan bahkan menabung untuk kesenangan sesaat. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan prinsip hidup ini. Meski begitu Anda harus ingat bahwa mempersiapkan masa depan juga penting. Tidak apa-apa untuk melakukan hal-hal yang Anda inginkan saat ini, tetapi ingat, jangan lupa kebutuhan masa depan Anda.

Gaya Hidup Yang Tidak Sesuai Keuangan

Milenial adalah sekelompok individu yang suka melakukan paparan. Mereka suka berbagi hal-hal pribadi seperti gaya hidup di media sosial. Millennial suka bersosialisasi seperti budaya kopi di kafe. Mereka suka mengikuti tren seperti menggunakan gadget terbaru atau tas dan sepatu yang sedang dipukul. Gaya hidup yang sejalan dengan ini tidak jarang membuat pasak keuangan lebih besar dari kutub. Akibatnya, bukan akhir bulan bahwa defisit telah menjadi yang pertama.

mudah tergoda diskon

Milenial juga sangat mudah tergoda oleh barang-barang diskon. Bahkan jika barang itu tidak dibutuhkan. Millennial memang memiliki hobi berbelanja terutama dengan perkembangan teknologi saat ini. Terutama jika barang tersebut adalah barang diskon atau memiliki cashback yang nilainya bahkan tidak sebanding dengan barang yang dibeli. Inilah yang membuat milenial jadi sasaran boros dan mudah bagi pemasar digital.

Investasi bukan salah satu tujuan jangka panjang

Salah satu cara untuk mengamankan keuangan adalah dengan berinvestasi. Ada banyak cara untuk berinvestasi dari investasi jangka pendek ke jangka panjang. Sayangnya milenium jarang berinvestasi. bahkan investasi bukanlah tujuan atau termasuk dalam daftar milenial sambil menghasilkan pendapatan. Generasi Millenial terbiasa berpikir bebas sehingga mereka jarang peduli dengan keuangan mereka di masa depan.

Bisakah Anda mengubah kebiasaan buruk Anda?

Dengan melihat kebiasaan di atas, tentu saja Anda menyadari bahwa mudah menentukan kapan milenial bangkrut. Meski begitu, tidak semua milenium memiliki kebiasaan buruk di atas. Ada juga mereka yang mampu mengelola keuangan mereka dan bahkan berhasil di usia muda. Jika Anda masih memiliki kebiasaan di atas, ada baiknya melakukan hal-hal ini:

  • Belajarlah membuat anggaran setiap bulan
  • Selalu biasakan diri Anda dengan menabung
  • Mulailah berinvestasi dari sekarang. Ada banyak investasi yang dapat dilakukan yang bahkan memiliki risiko kecil.
  • Kurangi boros dan anti-gaya hidup dengan gaya hidup yang lebih sehat
  • Ingin sesuatu? Coba mulai dengan bertanya pada diri sendiri apakah barang itu benar-benar yang Anda butuhkan atau tidak.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *