Operasi Zebra Nala 2025 Dimulai, Polisi Rejang Lebong Fokus Tekan Pelanggaran Lalu Lintas

- Pewarta

Selasa, 18 November 2025 - 05:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADAR.CO.ID – Operasi Zebra Nala 2025 resmi dimulai di Kabupaten Rejang Lebong, Senin, 17 November 2025.

Apel Gelar Pasukan digelar di Lapangan Satya Haprabu, dipimpin Plt Wakapolres Kompol Risdianta, S.H., M.H.

AKP Wiyanto, S.H., bertugas sebagai perwira apel, sementara Ipda Ferizan Ahmad, S.H., sebagai komandan apel.

Kompol Risdianta menegaskan apel menjadi pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana pendukung operasi.

Persiapan matang diharapkan membuat operasi berjalan efektif menekan pelanggaran penyebab kecelakaan menjelang Operasi Lilin 2025.

“Pelanggaran lalu lintas masih menjadi penyebab utama kecelakaan di wilayah hukum Polda Bengkulu. Maka 0enertiban dilakukan secara terarah dan terukur agar keselamatan masyarakat lebih terjamin,” ujarnya.

Baca Juga :  19 Pejabat Masuk Daftar Mutasi Pemkab Rejang Lebong, Ini Daftarnya

Fokus Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas

Operasi Zebra Nala berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025.

Polisi menindak pelanggaran yang membahayakan pengguna jalan dan dapat memicu kemacetan.

  • Pelanggaran prioritas meliputi tidak menggunakan helm SNI atau sabuk pengaman.
  • Menggunakan ponsel saat berkendara dan membonceng lebih dari dua orang menjadi sasaran utama.
  • Pengendara di bawah umur dan pengemudi mabuk juga menjadi target operasi.
  • Melawan arus, melebihi batas kecepatan, dan kendaraan tanpa pelat nomor turut ditindak.
  • Lokasi rawan pelanggaran dan kecelakaan akan menjadi fokus patroli dan penindakan.
  • Pelaksanaan penindakan menggunakan ETLE untuk pelanggaran elektronik dan tilang manual untuk lainnya.
Baca Juga :  Polres Rejang Lebong Catat Penurunan Kasus Kamtibmas 9,22 Persen Sepanjang 2025

 

Langkah Pencegahan dan Edukasi

Sat Lantas Polres Rejang Lebong juga mengedepankan langkah pencegahan dan edukasi masyarakat.

Pemetaan titik rawan pelanggaran dan patroli di jalur berisiko tinggi dilakukan secara rutin.

Edukasi disampaikan melalui baliho, stiker, dan media massa kepada masyarakat pengguna jalan.

Kompol Risdianta menegaskan seluruh proses dilakukan profesional dan sesuai prosedur.

“Keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama selama operasi berlangsung,” tutupnya.

Berita Terkait

Modus Cari Barang Bekas, Polisi Tangkap Pencuri Rumah Kosong di Rejang Lebong
Wabup Hendri: Rejang Lebong Kejar Penurunan Stunting di Bawah 10 Persen
Puluhan Tahun Terisolasi, Kini Kopi Seguring Melaju Lewat Jalan TMMD Kodim 0409/Rejang Lebong
Kodim 0409/Rejang Lebong Optimistis Seluruh Target TMMD Rampung Tepat Waktu
RSUD Rejang Lebong Fokus Benahi Layanan Rawat Jalan di 2026
Pelayanan Ramah dan Profesional, RSUD Rejang Lebong Siapkan Nomor Pengaduan Khusus
Kunjungi Seguring, Tim Wasev Mabes AD Puji TMMD Kodim 0409/Rejang Lebong
Jaga Stabilitas Pasar Selama Ramadan, Dewan Dorong Pengecekan Sembako Berkala

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:54 WIB

Modus Cari Barang Bekas, Polisi Tangkap Pencuri Rumah Kosong di Rejang Lebong

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:23 WIB

Wabup Hendri: Rejang Lebong Kejar Penurunan Stunting di Bawah 10 Persen

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:58 WIB

Puluhan Tahun Terisolasi, Kini Kopi Seguring Melaju Lewat Jalan TMMD Kodim 0409/Rejang Lebong

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:50 WIB

Kodim 0409/Rejang Lebong Optimistis Seluruh Target TMMD Rampung Tepat Waktu

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:19 WIB

Pelayanan Ramah dan Profesional, RSUD Rejang Lebong Siapkan Nomor Pengaduan Khusus

Berita Terbaru