Dimana kegiatan tersebut berorientasi pada pemberdayaan warga binaan.
Menurutnya, keterampilan praktis menjadi modal penting bagi warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana.
“Kami ingin warga binaan memiliki kemampuan produktif yang bisa dimanfaatkan ketika kembali ke masyarakat. Keterampilan seperti kerajinan gypsum ini diharapkan dapat menjadi bekal positif dan peluang kemandirian ekonomi,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, antusiasme warga binaan terlihat tinggi. Seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan tertib dan penuh semangat.
Melalui kegiatan ini, Lapas Curup berharap warga binaan mampu mengembangkan kreativitas.
Kemudian meningkatkan kepercayaan diri, serta memiliki keterampilan yang bernilai dan berkelanjutan di masa depan.
Halaman : 1 2









