RADAR.CO.ID – Peringatan Hari Guru Nasional menjadi momentum penting untuk memberikan apresiasi kepada para pendidik yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi.
Putra menilai, guru sebagai sosok yang berada di garis terdepan dalam membangun kualitas generasi muda daerah.
Anggota DPRD Rejang Lebong, Putra Mas Wigoro, menyampaikan pesan khusus pada peringatan Hari Guru Nasional.
Dalam momen ini, Ia menegaskan bahwa guru memiliki peran fundamental dalam menentukan arah perkembangan bangsa.
“Guru adalah penuntun masa depan bangsa. Dari tangan merekalah lahir generasi yang membawa perubahan bagi daerah dan negara,” ujar Putra Mas.
Tidak hanya itu, Ia menilai bahwa banyak kemajuan yang dirasakan masyarakat berawal dari ruang kelas, dari proses belajar yang dijalankan dengan penuh komitmen oleh para pendidik.
“Kalau hari ini kita bicara tentang kemajuan daerah, akar pertamanya selalu kembali pada guru. Mereka bekerja tidak hanya mengajar pengetahuan, tetapi membentuk karakter anak-anak kita,” tambahnya.
Tantangan Pendidikan Modern dan Harapan untuk Rejang Lebong
Sementara itu, Putra Mas menyoroti bahwa tantangan pendidikan saat ini semakin kompleks.
Mulai dari perkembangan teknologi, tuntutan kompetensi baru, hingga kebutuhan pemerataan fasilitas pendidikan.
Menurutnya, perhatian terhadap kesejahteraan guru, pelatihan berkelanjutan, dan pembaruan sarana pendidikan menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.
Oleh karena itu, Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut membangun lingkungan pendidikan yang kondusif.
Kolaborasi antara guru, pemerintah, sekolah, dan orang tua dianggap sebagai kunci utama meningkatkan kualitas pembelajaran.
Ajakan Menghargai Guru, Tidak Hanya Saat Hari Peringatan
Di sisi lain, Putra menyebut momen ini harus menjadi pengingat bahwa penghargaan terhadap guru tidak cukup hanya dilakukan saat upacara atau perayaan.
Ia menegaskan bahwa penghormatan harus dibuktikan melalui tindakan nyata. Mulai dari sikap menghargai hingga dukungan terhadap berbagai kebutuhan pendidikan.
“Menghargai guru bukan sekadar seremoni. Ini soal bagaimana kita bersama-sama menjaga marwah profesi mereka di tengah perubahan zaman,” tutupnya.









