Menurutnya, program non fisik juga menjadi bagian strategis dalam memperkuat ketahanan masyarakat desa, baik dari sisi kesehatan, wawasan kebangsaan, hingga kesadaran hukum.
“TMMD adalah bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya, bukan hanya dari pembangunan jalan, tetapi juga dari sisi edukasi dan kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Sejumlah agenda non fisik lainnya juga telah dijadwalkan dan akan dilaksanakan secara bertahap.
Di antaranya penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, hukum, pertanian, bahaya narkoba, kerukunan antar umat beragama, stunting, hingga pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Selain itu, pelayanan Posyandu dan Posbindu serta pemutaran film perjuangan turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan TMMD di Desa Seguring.
Pelaksanaan TMMD ke-127 ini melibatkan 181 personel gabungan yang terdiri dari TNI AD, TNI AL, Polri, mahasiswa, dan masyarakat.
Melalui kombinasi sasaran fisik dan non fisik, TMMD Kodim 0409/Rejang Lebong diharapkan mampu memberikan dampak menyeluruh dan berkelanjutan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya









