Pemuda, lanjutnya, memiliki potensi besar menjaga stabilitas politik lokal dan nasional.
Mereka juga menjadi agen perubahan dalam mendorong transparansi pemerintahan.
“Pemuda adalah kontrol sosial bagi demokrasi.
Jika aktif, pemerintah akan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor Vande Armada menegaskan perlunya komunikasi harmonis antara pemerintah dan pemuda.
“Integrasi nasional bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Ia memastikan pemerintah daerah siap membuka ruang bagi pemuda untuk berkontribusi.
Vande mengapresiasi langkah HMI yang konsisten menghadirkan kegiatan edukatif dan inspiratif.
Menurutnya, organisasi kepemudaan seperti HMI punya peran penting menjaga nilai-nilai kebangsaan.
“Forum seperti ini memperkuat komitmen bersama untuk menjaga persatuan bangsa,” katanya.
Diskusi Interaktif dan Kesadaran Kolektif
Acara berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta.
Topik yang dibahas meliputi tantangan pemuda menghadapi globalisasi, melawan polarisasi politik, hingga memperkuat nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya









