RADAR.CO.ID – Kabupaten Rejang Lebong kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah nasional.
Alat musik tradisional Kulintang Elektrik hasil inovasi putra daerah, Wimmy Hartawan, bersama tim Rikung Laboratory mencuri perhatian nasional.
Bagaimana tidak, alat tersebut berhasil menembus 10 besar dan melaju ke Grand Final Kompetisi Inovasi Digital Budaya Indonesia, Budaya GO, yang digelar Kementerian Kebudayaan.
Prestasi ini diraih setelah Rikung Laboratory Rejang Lebong berhasil menyisihkan 633 proposal dari seluruh Indonesia.
Bupati Fikri Bangga
Sementara itu, Bupati Rejang Lebong, H. Muhammad Fikri Thobari, SE, MAP, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kerja keras para inovator muda tersebut.
Menurut Bupati Fikri, pencapaian ini tidak sekadar menjadi finalis nasional. Melainkan juga simbol bahwa generasi muda Rejang Lebong mampu menjaga warisan budaya sambil menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.
“Saya bangga. Anak muda kita membuktikan bahwa budaya tidak hanya sebatas masa lalu, tapi bisa berkembang mengikuti zaman. Kulintang Elektrik ini menunjukkan kreativitas sekaligus kecintaan pada identitas daerah,” ungkap Bupati.
Lanjut Bupati Fikri, Ia berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda lain untuk terus berkarya dan berinovasi.
Menurutnya, Pemerintah akan selalu mendukung pengembangan ide kreatif yang lahir dari tangan-tangan pemuda Rejang Lebong.

Di sisi lain, Wimmy Hartawan menuturkan, inovasi Kulintang Elektrik lahir dari keinginan membuat alat musik tradisional lebih mudah dimainkan.
Menurutnya, pembuatan alat musik ini hanya membutuhkan biaya sekitar Rp800 ribu.
Namun, riset panjang selama dua tahun dilakukan untuk memastikan karakter bunyi tetap menyerupai kulintang asli.
Tidak hanya itu, Kulintang Elektrik ini bisa dimodifikasi baik bentuk maupun suaranya.
Sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi dan berpotensi dimanfaatkan pelaku UMKM.
“Kami berharap inovasi ini dapat membuka peluang ekonomi berbasis budaya sekaligus menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal musik tradisional,” ujar Wimmy optimis.
Teknologi Alat Musik Siap Pakai
Di sisi lain, Wimmy menjelaskan bahwa hanya timnya yang membawa teknologi berupa alat musik siap pakai dari 10 peserta nasional yang lolos.
Dengan demikian, kata Wimmy tentu Kulintang Elektrik menjadi keunikan tersendiri dan meningkatkan daya saing karya mereka.
Wimmy menegaskan, karya ini dipersembahkan untuk daerah kelahirannya.
Sementara itu, Ia berharap semakin banyak anak muda Rejang Lebong yang berani berkarya dan menunjukkan potensi di tingkat nasional.









