RSUD Rejang Lebong terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Pembenahan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, mulai dari penguatan infrastruktur hingga perbaikan sistem layanan kepada pasien.
Pada Tahun Anggaran 2025, manajemen rumah sakit memprioritaskan peningkatan sarana dan prasarana serta penguatan standar mutu pelayanan.
Program tersebut telah direalisasikan sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan daerah.
Memasuki Tahun Anggaran 2026, fokus pembenahan diarahkan pada optimalisasi pelayanan rawat jalan.
Langkah ini dinilai penting mengingat tingginya jumlah kunjungan pasien setiap harinya.

Pelaksana Tugas Direktur RSUD Rejang Lebong, drg. Asep Setia Budiman, menjelaskan bahwa peningkatan layanan rawat jalan mencakup pembenahan di sektor poli, sistem pendaftaran, hingga pelayanan apotek.
“Kami akan memaksimalkan ketepatan waktu pelayanan di poli agar antrean tidak menumpuk. Ini merupakan tindak lanjut dari masukan dan keluhan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, pihak rumah sakit juga menyoroti masih tingginya angka rujukan pasien ke fasilitas kesehatan lain. Menurutnya, keterbatasan sarana dan prasarana menjadi salah satu faktor utama yang perlu mendapat perhatian serius.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, manajemen berharap adanya peningkatan alokasi anggaran untuk mendukung pengadaan fasilitas penunjang medis. Harapannya, kualitas pelayanan dapat semakin optimal dan angka rujukan pasien dapat ditekan.
Tak hanya berfokus pada aspek fisik, RSUD Rejang Lebong juga terus mendorong inovasi di setiap unit kerja. Seluruh kepala ruangan diminta aktif menghadirkan perubahan positif dalam sistem pelayanan.
“Perubahan bukan hanya soal bangunan, tetapi juga tentang sikap, etika, dan cara melayani pasien. Itu yang terus kami tekankan,” tegasnya.
Melalui langkah-langkah strategis ini, RSUD Rejang Lebong optimistis mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat serta menghadirkan layanan kesehatan yang profesional, cepat, dan humanis di Kabupaten Rejang Lebong.









