RADAR.CO.ID – MIM 10 Karang Anyar merayakan Hari Pahlawan, Bulan Bahasa, dan Hari Guru Nasional.
Kegiatan dimulai pada Selasa, 11 November, dan puncaknya digelar Kamis, 13 November 2025.
Puncak kegiatan kali ini menghadirkan inovasi baru, yakni lomba bercerita menggunakan bahasa Rejang.

Koordinator Bidang Kesiswaan MIM 10 Karang Anyar, Andika Saputra, mengatakan kegiatan ini dibuat agar anak tidak lupa budaya lokal.
Menurutnya, bahasa Rejang adalah bagian dari identitas Kabupaten Rejang Lebong yang harus dijaga.
“Kami ingin siswa memahami dan mencintai bahasa Rejang sejak dini,” ujar Andika.

Ia menjelaskan, kegiatan ini pertama kali diadakan dalam bahasa daerah setelah sebelumnya menggunakan bahasa Indonesia.
Selain itu, juga pernah dilakukan lomba serupa dengan bahasa Inggris dan Arab.
“Ke depan, kami akan adakan lomba bahasa daerah lain seperti bahasa Lembak,” tambahnya.

Cerita Bahasa Rejang Jadi Inovasi dan Diminati Siswa
Kepala MIM 10 Karang Anyar, Burhan Pajri SPd, menyebut lomba bercerita bahasa Rejang diikuti 29 siswa.
Masing-masing kelas mengirim minimal satu perwakilan dengan tema kegiatan sehari-hari.
Lomba bercerita bahasa Indonesia diikuti oleh 33 siswa dari berbagai tingkatan.
Selain itu, juga digelar lomba paduan suara yang memeriahkan acara puncak tersebut.
Burhan mengatakan antusiasme siswa sangat tinggi sejak awal perlombaan hingga penutupan kegiatan.
“Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tapi bentuk pelestarian bahasa daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, sekolah ingin menumbuhkan semangat cinta budaya dan karakter kebangsaan pada siswa.
Menurutnya, inovasi ini akan terus dikembangkan dengan kegiatan lain berbasis bahasa daerah.
“Rencananya, kami akan buat solo song dan paduan suara dalam bahasa Rejang,” katanya.
Pengumuman pemenang lomba cerita bahasa Rejang dan lainnya akan dilakukan 25 November bertepatan dengan Hari Guru Nasional.
“Kami jadikan momen Hari Guru sebagai waktu apresiasi bagi siswa dan guru,” tutupnya.









