RADAR.CO.ID – Upaya serius terus dilakukan dalam mendukung program nasional eliminasi Tuberkulosis (TBC). Salah satunya terlihat di Lapas Curup dengan menggelar sosialisasi pengobatan TBC bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan ini menyasar para WBP yang telah terdiagnosis TBC, baik berdasarkan hasil pemeriksaan bakteriologis seperti tes dahak dan TCM (Tes Cepat Molekuler), maupun melalui diagnosis klinis.
Petugas kesehatan memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya pengobatan TBC secara tuntas, kepatuhan minum obat.
Hingga langkah pencegahan agar tidak terjadi penularan di lingkungan lapas yang padat penghuni.
“Pengobatan TBC harus dijalani dengan disiplin selama enam bulan atau sesuai protokol. Jangan sampai putus obat, karena bisa menimbulkan resisten,” jelas Kalapas Curup, David Rosehan.
Selain penyuluhan, petugas juga memantau langsung kepatuhan minum obat melalui program DOTS (Directly Observed Treatment Short-course).
Pemeriksaan lanjutan pun disiapkan bagi WBP yang menunjukkan gejala berkelanjutan atau mengalami efek samping obat.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









