RADAR.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu terus memperkuat upaya penanganan penyakit tuberkulosis (TBC) yang masih ditemukan di sejumlah wilayah.
Berdasarkan pendataan sepanjang tahun 2025 lalu, tercatat sebanyak 365 warga di Kabupaten Rejang Lebong terinfeksi TBC. Kasus tersebut tersebar di 15 kecamatan yang ada di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong, Asep Setia Budiman, mengatakan pihaknya memberikan perhatian serius terhadap penanganan penyakit TBC karena masih tergolong endemis di beberapa kecamatan.
“Kami terus melakukan pelacakan kasus, surveilans kesehatan, serta memastikan pasien yang dinyatakan positif mendapatkan pengobatan hingga tuntas,” ujar Asep.
Menurut dia, beberapa kecamatan yang tercatat menjadi kantong kasus TBC di antaranya Kecamatan Curup Kota, Curup Tengah, dan Kecamatan Padang Ulak Tanding.
Untuk menekan angka penyebaran penyakit tersebut, Dinas Kesehatan Rejang Lebong menjalankan berbagai strategi penanganan, salah satunya melalui program Gerakan Terpadu Aksi TBC atau GERTAK TBC.
Melalui program ini, petugas kesehatan tidak hanya melakukan penemuan kasus secara aktif, tetapi juga memberikan pendampingan kepada pasien agar tetap menjalani pengobatan hingga selesai.
Pengobatan TBC sendiri umumnya berlangsung selama enam bulan dan harus dijalani secara rutin agar pasien benar-benar sembuh dan tidak menularkan penyakit kepada orang lain.
Program penanganan TBC di Kabupaten Rejang Lebong juga mendapat dukungan dari The Global Fund yang menjadi mitra Kementerian Kesehatan dalam memerangi penyakit menular seperti AIDS, tuberkulosis, dan malaria.
Selain upaya pengobatan, masyarakat juga diimbau untuk ikut berperan dalam mencegah penyebaran penyakit TBC dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain menjaga kebersihan lingkungan, memastikan sirkulasi udara di rumah berjalan baik, membiarkan sinar matahari masuk ke dalam rumah, serta mengonsumsi makanan bergizi.
Masyarakat juga dianjurkan untuk menghindari kebiasaan merokok dan begadang agar daya tahan tubuh tetap terjaga.
Asep menambahkan masyarakat yang mengalami gejala TBC maupun telah didiagnosis penyakit tersebut tidak perlu merasa malu untuk berobat.
Warga dapat langsung mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat seperti puskesmas di kecamatan masing-masing atau berobat ke RSUD Rejang Lebong.
Dengan penanganan yang tepat serta pengobatan yang dijalani secara tuntas, penyakit TBC dapat disembuhkan sehingga penyebarannya bisa ditekan.









