Suradi menyebut penanaman serentak dijadwalkan pada akhir Desember 2025, mengingat benih, pupuk, dan perlengkapan pendukung sudah disediakan pemerintah pusat.
“Lokasi Sukarami dulunya memang sawah, hanya mati karena tidak ada air. Sekarang dengan suplai air masuk, kita yakin bisa produktif kembali,” katanya.
Tanjung Gelang Tunggu Pipa 2,8 Kilometer Selesai Dipasang
Sementara itu, di Tanjung Gelang, progres masih menunggu pemasangan pipa sepanjang 2,8 kilometer dari sumber air di Bukit Balai Rejang.
Di sisi lain, setelah aliran air masuk, lahan baru akan mulai diolah.
Dari total kuota CSR 1.075 hektare, baru 604 hektare yang terealisasi pada 2025. Sisanya, sekitar 487 hektare, akan masuk jadwal pelaksanaan tahun berikutnya.
Halaman : 1 2









