Beruntung, BM dan tiga penumpang mobil berhasil diselamatkan dari amukan massa dan tidak mengalami luka serius.
Hanya saja, mobil rusak berat pada bagian kaca dan bodi. Hingga pihak kepolisian ke TKP dan mengamankan lokasi.
Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak membenarkan adanya peristiwa itu.
“Penyebabnya berawal dari masalah keluarga yang kemudian menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Teriakan maling dan tabrak membuat warga jadi terprovokasi,” sampai Kasi Humas.
Menurut Kasi Humas, baik pengemudi dan para penumpang sudah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Begitupun juga dengan pihak keluarga.
“Kami imbau masyarakat jangan mudah terprovokasi dan jangan main hakim sendiri. Hal ini karena bisa merugikan banyak pihak serta melanggar hukum,” tegasnya. (**)
Halaman : 1 2









