“Saya harus melihat langsung perkembangan fisik di lapangan. Tiga paket besar itu—Poli Klinik, Irna Fatmawati, dan PJT—progresnya sudah di atas 50 persen,” ujar Mian.
Ia juga meminta Dinas PUPR Provinsi Bengkulu memastikan kualitas tetap terjaga menjelang tahapan penyelesaian akhir.
Menurutnya, pengawasan harus diperketat agar hasil pekerjaan rapi dan layak digunakan.
“Saya tekankan kepada PUPR agar terus melakukan monitoring. Bila perlu dilemburkan supaya kualitasnya bagus dan finishing-nya rapi,” tegasnya.
Sementara itu, Plt. Direktur RSUD M. Yunus, Herry Permana, menyebut pihaknya optimistis seluruh ruangan yang direhab dapat berfungsi pada awal tahun depan.
Ia menegaskan koordinasi dengan PUPR terus berjalan untuk memastikan pekerjaan tidak melampaui batas waktu.
“Pekerjaan ini ditangani PUPR, dan kami optimis awal hingga pertengahan tahun nanti ruangan sudah bisa digunakan untuk menerima pasien,” tutupnya.
Halaman : 1 2









