Bahkan dalam kesempatan itu, pihaknya mengingatkan para penerima bansos untuk tidak menggunakan rekening mereka diluar kegiatan Bansos.
Tidak hanya itu dari hasil penelusuran, sebagian penerima mengaku tidk terlibat permainan judi online.
Namun sebagian lagi, ada yang mengaku bahwa suami mereka bermain slot. Dimana mereka mengklaim jika itu bukan judi online namun permainan biasa.
“Karena banyak yang tidak tahu, maka sosialisasi akan kita gencarkan,” ujarnya.
Berpotensi Diganti Penerima Baru
Di sisi lain, Firdaus mengatakan jika rekening penerima bansos diblokir permanen maka berpotensi diganti yang baru.
Dimana Firdaus menyebut saat ini ada 8000-an antrian penerima bansos di Rejang Lebong.
“Bisa saja diganti jika nantinya mereka diblokir permanen. Karena terdata saat ini ada 8 ribuan daftar tunggu penerima bansos,” tandasnya.
Sebelumnya diinformasikan ada 100 lebih rekening penerima bansos tak bisa mencairkan bansos. Hal ini karena rekeningnya di blokir PPATK lantaran terindikasi digunakan untuk judol.
Halaman : 1 2









