“Kalau sesuai prosedur kemanan pangan, seharusnya mulai dari memasak sampai diterima siswa harusnya di bawah 4 jam, untuk mengindari kerusakan,” jelas Weni.
Di sisi lain, Weni berharap ke depan Puskesmas dapat dilibatkan untuk mengawasi dapur SPPG.
Selain karena dapurnya berada di wilayah kerja mereka, juga pengawasan dianggap penting untuk menjamin kelayakan menu MBG.
“Kami ingin ikut mengawasi agar makanan benar-benar sesuai standar. Sehingga kasus keracunan massal tidak sampai terjadi di sini,” tandasnya. (**)









